TentangDunia.com » Tips Handphone » Perkembangan Handphone Di Indonesia

Perkembangan Handphone Di Indonesia

Friday, April 19th 2013. | Tips Handphone

perkembangan handphone di indonesia

Sekarang ini bermacam tipe ponsel dapat dijumpai di Indonesia. Semula telepon genggam yang cuma bermanfaat guna menelepon maupun mengirim SMS sampai telepon genggam yang mempunyai kamera yang hebat. Akan tetapi apakah Anda paham tentang perkembangan handphone di Indonesia mulai pertama sampai saat ini? Perkembangan handphone Indonesia diawali di thn. 1984. Di tahun tersebut, PT Telkom bareng PT Rajasa Hazanah Perkasa mengadakan servis komunikasi seluler lewat memanfaatkan teknologi NMT-450. Teknologi tersebut memanfaatkan pita frekuensi 450 MHz yang adalah satu diantara inovasi Nokia.

Berikutnya di kala tahun 1985 sampai 1992, kemajuan telepon seluler di tanah air diteruskan lewat pemanfaatan teknologi AMPS dimana memanfaatkan frekuensi 800 MHz. Menggunakan dimensi yang besar serta berat nyaris 430 g ditambah harga kurang lebih 10 juta, telepon seluler jadi benda yang sedikit dijumpai ketika itu. Kemudian, di thn. 1994 merupakan permulaan kehadiran operator GSM pertama di tanah air, yaitu PT Satelit Palapa Indonesia alias yang lebih populer dengan Satelindo. Bersama keberadaan operator tersebut, kemajuan telepon seluler di Indonesia juga kian laju. Sejumlah ponsel dari  Ericsson, Nokia ataupun Siemens dapat dijumpai di pasaran. Kemajuan ponsel di tanah air makin ramai di thn. 1996 lewat kehadiran PT Excelcomindo Pratama (Excelcom)

Pada masa itu, sejumlah telepon genggam yang dapat didapatkan diantaranya ialah  Ericsson GH 218, Ericsson GO 118, Ericsson GS 18, Nokia 2110, serta sejumlah merek ponsel lain. Total telepon genggam yang dapat ditemukan di pasaran juga kian beragam di kala adanya krisis moneter di Indonesia, yakni pada tahun 1998. handphone seperti Siemens C25, Nokia 5110 ataupun beberapa handphone Ericsson seperti GF 768, GH 688 dan lain-lain adalah deretan handphone pada zaman ini. Betnuk handphone pada zaman ini sudah cukup kecil. Anda bisa menaruh handphone-handphone tersebut di saku.

Teknologi yang  diberikan oleh sejumlah telepon genggam itu tak kelewat hebat. Nada dering masih memakai nada dering monofonik. Di samping itu screen yang tersedia juga benar-benar terbatas. Untuk misal ponsel Ericsson S 868 yang dirilis di thn. 1998 cuma dapat menyuguhkan 12 huruf di layarnya. Sementara ponsel Nokia 5110 menyediakan tampilan layar 5 baris. Pada setiap tipe ponsel itu, adanya suatu antena jadi ciri khusus. Sesudah itu, di tahun 2000 sampai 2002, hadir aturan bagi operator CDMA. Pasti saja lewat keberadaan aturan itu, perkembangan handphone di Indonesia juga kian marak saja. Abad 21 memang menjadi langkah maju perkembangan handphone di Indonesia. Di abad 21 ini, seseorang telah dapat memakai bermacam tipe smartphone canggih, dari suatu communicator yang dijual oleh Nokia, sampai bermacam tipe PDA. Tidak cuma itu, Abad 21 pun jadi permulaan kehadiran handphone cerdas yang lumrah dinamakan sebagai smartphone.

Foto dari Flickr oleh bruno l carneiro

tags: ,

Berhubungan Dengan Perkembangan Handphone Di Indonesia

Apa Komentar Anda Tentang Perkembangan Handphone Di Indonesia?